Omnibus Law Cipta Kerja dan Kebebasan Ekonomi

Omnibuslaw.watch.id – Omnibus Law Cipta Kerja sejatinya mendukung kebebasan ekonomi mewarnai masa depan Indonesia, demi kesejahteraan masyarakat Indonesia secara luas. Kebebasan ekonomi oleh ekonom dinilai memiliki dampak langsung dan tidak langsung kepada kesejahteraan masyarakat. Apa itu kebebasan ekonomi?

Kebebasan ekonomi pada intinya adalah tentang otonomi individu, terutama terkait dengan kebebasan memilih yang dimiliki individu dalam memperoleh dan memanfaatkan barang dan sumber daya ekonomi.

Asumsi dasar dari kebebasan ekonomi adalah bahwa masing-masing kita sebagai warga negara lebih mengetahui kebutuhan-kebutuhan dan keinginan-keinginan kita sendiri daripada pemerintah atau otoritas apapun. 

Baca juga tentang : RUU Cipta Kerja Diprediksi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Sampai 6%

Kebebasan ekonomi sejatinya lebih dari sekadar tentang dunia bisnis yang menjadi tempat bagi kewirausahaan dan kesejahteraan masyarakat dapat berkembang. Ia memilik dampak yang luas pada berbagai aspek pembangunan manusia, pemberdayaaan masyarakat, meningkatkan peluang dan otonomi individu, memperkuat kebebasan-kebebasan sipil dan politik, dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. 

Indeks Kebebasan Ekonomi oleh The Heritage Foundation mengukur kebebasan ekonomi pada empat kategori utama yang juga menjadi prinsip-prinsip dasar kebebasan ekonomi. Pertama, tegaknya rule of law dan perlindungan terhadap hak milik; kedua, kekuasaan pemerintahan yang minimal; ketiga, regulasai yang sederhana; dan keempat, kebebasan pasar.

Draf Omnibus Law Cipta Kerja, yang memiliki tujuan terbukanya pintu masuk investasi sejatinya mendukung kebebasan pasar (prinsip keempat  kebebasan ekonomi). Selain itu, Omnibus Law Cipta Kerja jelas mendukung penyederhanaan regulasi untuk usaha, yang sebelumnya dikeluhkan banyak pengusaha dan investor karena berbelit-belit, tumpang tindih dan membutuhkan waktu yang lama.

Singapura dan Hongkong, dalam laporan Indeks Kebebasan Ekonomi 2020, menjadi negara yang berada dalam 5 besar negara-negara yang tingkat kebebasan ekonominya paling tinggi. Regulasi usaha dan investasi mereka sederhana dan hanya membutuhkan waktu satu jam untuk mendapatkan ijin usah.

Berbanding lurus dengan tingkat kebebasan ekonomi, tingkat kesejahteraan negara dan warga Singapura dan Hongkong, pada 2019 cenderung tinggi dan memuaskan.

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Leave a Reply

Plugin for Social Media by Acurax Wordpress Design Studio
Visit Us On TwitterVisit Us On FacebookVisit Us On YoutubeVisit Us On Instagram